Gadis Di Jendela
Sudah lama aku meratapi nasib
Melihat sepasang insan dengan jemari saling bertaut
Menatap nanar semua senyum yang merekah
Dengan wajah berbingkai jendela
Sendiri menunggu disini
Menanti sesuatu yang tak akan pernah pasti
Lelaki yang selalu sibuk sendiri
Terkadang peperangan terjadi
Melepas atau menunggu
Namun, pilihan kedua selalu jadi pemenang
Tak peduli harus berapa lama
Waktu merangkak pelan
Jam dinding menertawakan otak udangku
Yang telah membentak diriku sendiri
Namun tetap berulang kali kulakukan
Aku tahu, semua alasan mengapa dirimu tetap terbang
Namun janji selalu dekat dengan ingkar
Menghancurkan hati
Namun meninggalkan bukanlah jalan terbaik
Dapatkah keu katakan mengapa selalu berakhir begini?
Menelan kata yang tak dapat dimuntahkan
Menjadi seorang gadis di jendela
IEN-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar